Showing posts with label Pendidikan Agama Islam. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan Agama Islam. Show all posts

Fungsi Tasamuh Dalam Kehidupan

Fungsi Tasamuh - fungsi tasamuh, sebelum mengenal fungsi tasamuh lebih jauh, kita harus mengetahui arti atau makna tasamuh itu sendiri. Karena bisa saja sampai detik ini kita tidak tahu tasamuh itu apa? Jadi perlu mengenal arti tasamuh sebelum mengetahui fungsi tasamuh.

Arti tasamuh dibagi menjadi dua bagian, yang pertama arti tasamuh dilihat dari segi bahasa. Jika tasamuh dilihat dari bahasa maknanya adalah tenggang rasa.

Sementara untuk yang kedua yaitu dilihat dari segi istilah. Dari segi istilah tasamuh memiliki arti yaitu sikap tenggang rasa atau saling menghargai satu sama lain antar manusia. Itulah arti tasamah baik dari segi bahasa maupun istilah. Baca selengkapnya Pengertian Tasamuh.

Fungsi Tasamuh Dalam Kehidupan


Kemudian kita kembali pada pokok judul artikel ini yaitu fungsi tasamuh terutama yang menyangkut dikehidupan kita khususnya kehidupan bermasyarakat. Karena tidak mungkin kita hidup sendirian dan sudah barang tentu kita harus melaksanakan sikap tasamuh yang telah diajarkan oleh baginda Rasulullah saw.

Semua ajaran yang dibawakan oleh agama terutama agama Islam sudah pasti membawa kebaikan. Karena memang Islam adalah agama yang ditunjukan untuk seluruh alam. 

Sabda Rasulullah Saw.: Artinya: Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah bersabda: "Siapa yang membantu menghilangkan kesulitan orang mukmin satu kesulitan di dunia, niscaya Allah akan menghilangkan kesulitan dia dari kesulitan pada hari kiamat. Dan barang siapa yang memberikan kemudahan kepada orang yang menghadapi kesulitan, Allah akan memberikan kemudahan kepadanya di dunia dan di akhirat.” (HR. Muslim) 

Maksud dari hadits di atas kurang lebih seperti ini. Bahwa jika seseorang ingin mendaptkan kemudahan maka berperilakulah baik dan mudahkanlah segala urusan orang lain disekitarmu atau dalam kata lain ikut membantu orang lain yang dalam kesusahan.

Jika ingin dimudahkan urusan yang sedang kita hadapi, maka permudahlah urusan yang dihadapi orang lain. Karena sebenarnya kebaikan yang kita tanamkan merupakan tabungan kita sehingga kebaikan-kebaikan yang kita tanamkan dahulu akan mengikuti dan menyertai kita.

Garis besar fungsi tasamuh sendiri adalah menambah saudara, urusan yang sedang kita hadapi bisa menjadi lebih mudah, kesulitan-kesulitan yang sedang dihadapi menjadi mudah diatasi.

5 Ciri-ciri Orang Takabur Yang Perlu Diketahui

Ciri-ciri Orang Takabur Yang Perlu Diketahui

5 Ciri-ciri Orang Takabur Yang Perlu Diketahui -  Takabur adalah sifat dan sikap sombong dalam diri yang merasa paling tinggi, paling berharga sehingga  menyudutkan dan merendahkan orang lain. Banyak ciri-ciri orang takabur yang bisa dilihat secara kasat mata. Meskipun kita juga harus mengenal bahwa sifat dan sikap takabur memiliki dua jenis, yang pertama sifat takabur dhahir yaitu takabur yang memang diperlihatkan secara langsung lewat tingkah laku seseorang. Sementara yang kedua ada sifat takabur batin yaitu takabur yang berasal dari dalam hati yang tidak tampak oleh mata. Setelah mengenal secara singkat apa itu takabur, sekarang kita membahas ciri-ciri orang yang memiliki sikap dan sifat takabur.

Berikut ciri-ciri orang takabur:

1. Orang yang takabur terlihat angkuh dan sombong
Hal ini biasanya sangat nampak jelas, karena ini merujuk kepada takabur jenis pertama yaitu takabur dhahir. Takabur yang secara terang-terangan dilakukan seseorang, misalkan dengan merasa dirinya paling baik dan benar dalam beberapa hal dan menganggap orang lain paling lemah. Jika anda bertemu dengan orang-orang tersebut ingatkanlah dia bahwa diatas langit masih ada langit.

2. Orang takabur yang suka memalingkan wajah
Arti dari ciri yang kedua adalah, orang yang memiliki sifat dan sikap enggan untuk melakukan kegiatan silahturahmi baik itu silahturahmi kesadara, kerabat, teman bahkan silahturahmi dengan tetangga sebelah rumah. Orang semacam ini biasanya memiliki sikap takabur atau sombong dimana dirinya merasa paling tinggi sehingga tidak punya kewajiban untuk datang mengunjungi dan bersilahturahmi dengan orang-orang di sekitarnya. Bahkan merasa sebaiknya orang lain lah yang harus datang mengunjunginya.

3. Orang Takabur Selalu membanggakan dirinya
Ya, sudah jelas orang yang takabur akan selalu membanggakan dirinya sendiri bahkan pada tingkat tertentu akan terlihat overconfidence. Apa yang dia dapatkan akan selalu ia pamer-pamerkan, baik itu sebuah jabatan, kesempurnaan fisik atau bahkan kekayaan sekalipun. Dengan dia selalu membangga-banggakan apa yang dia miliki menjadikannya lupa, kenapa bisa lupa? Karena dengan sikap takabur akan menjadikan seseorang lebih cenderung lupa bahwa apa yang dimiliki semuanya titipan dimana berarti titipan tersebut tidak ada yang abadi yang setiap saat bisa diambil kapan saja.

4. Orang Takabur selalu mengecilkan orang lain
Dengan sikap takabur orang menjadi sombong dan memunculkan kesan bahwa selain dirinya orang lain bukanlah apa-apa. Di hadapannya orang lain tidak berarti dan pantas untuk tidak ia perdulikan, karena di pikirannya orang lain tidak sehebat dirinya. Padahal dengan memiliki sikap dan sifat yang seperti itu bisa menimbulkan sesuatu yang buruk bagi dirinya sendiri seperti halnya dia akan di jauhi oleh orang lain. Hal ini tentu bisa sangat mengganggu karena pada hakikatnya manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa manusia yang lain.

5. Orang takabur akan merasakan sakit hati jika ada yang menyaingi
Jika kita menyimpan sifat dan sikap yang tercela apapun itu, pasti akan menimbulkan sikap dan sifat yang tercela lainnya, tanpa terkecuali sikap takabur atau sombong yang sedang kita bahas kali ini. Ketiak seseorang memiliki sikap dan sifat takabur atau sombong yang mana merasa dirinya paling tinggi ketimbang orang lain. Ketika di lain kesempatan orang lain ternyata ada yang menyamai dan bahkan lebih tinggi dari dirinya. Ketika itulah sikap tercela bertambah, dia tidak hanya memiliki sikap takabur tetapi juga memiliki sikap iri, dengki bahkan bisa menular ke ghibah dan menuju ke fitnah.

Sebenarnya masih banyak lagi ciri-ciri orang takabur atau sombong. Yang kami jelaskan hanya beberapa point saja yang menurut kami penting dan sering kita jumpai. Kami belum menyajikan takabur yang bersikap batin. Mungkin itu saja yang bisa kami sampaikan, semoga bermnafaat dan bisa menjadikan diri kita menjadi hamba yang lebih baik lagi dan bisa menjauhi segala sesuatu yang dibenci oleh Allah swt.

Tabayyun, dan Sebab Tidak Adanya Tabayyun

       
Tabayyun, dan Sebab Tidak Adanya Tabayyun - Tabayyun sendiri merupakan sifat kehati-hatian dalam menerima berbagai hal yang keterkaitannya dengan sebuah berita atau informasi yang telah kita terima sebelumnya. Dengan adanya tabayyun kita bisa memilah dan memilih mana berita yang benar dan mana berita yang salah. Tujuan tabayyun sendiri untuk menghindari fitnah yang bisa merugikan orang lain dan juga bisa merigakan diri kita sendiri. Kenapa harus bertabayyun? Sebab tidak adanya Tabayyun dalam diri kita?



        Harus diketahui bahwa Allah swt sangat membenci fitnah, apalagi fitnah itu datangnya dari kaum muslimin itu sendiri. Sehingga kita diharuskan untuk bertabayyun. Sebab tidak adanya tabayyun dalam diri kita disebabkan oleh beberapa hal. Namun kali ini akan diberikan tiga hal yang muncul karena tidak adanya tabayyun dalam diri kita.

   Baca Juga :

     Pertama, ketika masa anak-anak. Anak merupakan sebuah kertas putih yang mudah untuk digoreskan berbagai macam tulisan. Entah baik atau buruk suatu tulisan tersebut akan selalu tercetak dan melekat di dalam diri seorang anak. Sehingga penanaman sikap tabayyun dalam diri seorang harus dilakukan sejak dini. Namun tidak hanya lewat penanaman yang bersifat verbal semata, tetapi harus dilakukan sebuah bentuk sikap yang nyata dari orang tua agar si anak bisa meniru secara langsung kebiasaan-kebiasaan dalam bertabayun.

     Kedua, mudanya tertipu akan keindahan kata-kata. Tidak dipungkiri dengan keterbatasan keilmuan kita menjadikan kita mudah sekali untuk dihasut dan dibawa ke dalam suatu bentuk keburukan. Padahal jika dicermati secara seksama terkadang kata-kata manis nan indah sebenarnya hanya sebatas bualan saja yang tidak adanya isinya sama sekali. Sebenarnya bisa saja kita merasakan hal tersebut jika kita bisa mencermatinya dengan seksama.

Karena memang orang yang pandai berbicara atau linguistiknya bagus agan mudah sekali menarik perhatian orang. Meskipun pada dasarnya hal tersebut buruk dan bisa menimbulkan fitnah. Tetapi dengan kecerdasan dalam hal berbicara orang tersebut bisa menghasut dan mempengaruhi orang banyak lewat ucapan atau kata-katanya.

        Terakhir, orang lupa akan dampak buruk. Orang sering kali melupakan hal ini. Orang lebih cenderung senang ketika mendengarkan keburukan dan keburukan. Lihat saja sekitar kita, ketika berbincang dengan tetangga, kolega, saudara, teman dan sebagainya. Sudah barang tentu kita pasti membicarakan orang lain karena jarnag sekali kita membicarakan diri sndiri atau membicarakan orang yang ada di depan kita (kebiasa orang indonesia), dan sudah tentu lebih banyak membicarakan keburukan orang lain. Sehingga jangan sekali lupa akan dampak duruk dari meninggalknya sikap tabayyun agar kita terhindar dari sikap fitnah yang akan merugikan orang lain.


“Wahai orang-orang yang beriman jika datang kepada kalian seorang fasiq dengan suatu berita, maka carilah kejelasan, jangan sampai kalian menimpakan kecelakaan pada suatu kaum dengan ketidaktahuan sehingga jadilah kalian menyesal dengan apa yang kalian lakukan.” (QS Al Hujurot 6).

Tabayyun dan Bahaya Meninggalkan Tabayyun

Tabayyun adalah kegiatan untuk lebih mawas diri akan berita yang hadir ditengah-tengah kita dan mencari kebeenaran yang sebanarnya dari berita yang muncul. Apalagi sekarang zaman yang sudah begitu maju dan tanda kiamat sudah dekat mualai bermunculan. Sehingga kita harus bisa menyeleksi dan menfilter dari apa yang kita dengan dan kita baca sehari-hari. Sehingga tidak timbul fitnah yang begitu besar. Karena jika fitnah muncul, bukan hanya orang yang terkena fitnah saja yang merugi dengan berita bohong tersebut. Tetapi kita yang ikut menyebarkan fitnah akan mendapatkan azab tersendiri oleh Allah swt. Sehingga kita harus mengenal apa itu tabayun dan bagaimana bahaya meninggalkan tabayyun.

Tabayyun dan Bahaya Meninggalkan Tabayyun


           Tadi sudah sempat diawal langsung dijelaskan secara singkat apa itu tabayun. Sehingga teman-teman bisa sedikit mencerna dan memahami apa itu tabayun? Nah, selanjutnya ada bahaya meninggalkan tabayyun yang perlu kita pahami bersama dan tentunya kita harus kerjakan sebagai seorang muslim.

           Ada 3 poin mendasar tentang bahaya meninggalkan tabayyun. Dan demikian penjelasannya.
        Yang pertama, tanpa bertabayyun orang akan menuduh orang baik dengan dusta yang begitu kejam. Kita dulu pasti pernah mendengar tentang kisah istri Rasulullah saw yang bernama Aisyah ra. Aisyah ra, di fitnah dengan begitu kejam dan memalukannya orang yang melakukan hal tersebut. Dimana di dalam fitnah tersebut istri rasulullah di fitnah berzina dengan seorang lelaki yang bernama Shofwan bin Muathal. Orang yang dengan tega menfitnah Aisyah ra adalah Abdullah bin Ubai bin Salal. Dengan cerita tersebut beberapa orang di madinah yang tidak bertabayun kepada istri Rasulullah menelan mentah-mentah cerita tersebut.

Baca Juga :

          Dengan fitnah yang begitu kejam kepada istri Rasulullah, Aisyah ra mengalami kegoncangan jiwa yang begitu luar biasa sehingga Rasulullah dan mertuanya pun merasakan apa yang dirasakan oleh aisyah ra. Bayangkan saja, sesuatu yang tidak pernah dilakukan terus kita difitnah telah melakukannya. Pasti di dalam hati istri Rasulullah saw terpendam rasa sakit yang begitu dalam. Sehingga turunlah suatu surat yaitu surat Annur 11-12, dimana surat tersebut menjelaskan sebenarnya apa yang telah terjadi. Sehingga kita sebagai seorang muslim harus bisa mengamalkan apa itu tabayyun.

            Kedua, munculnya kecemasan dan penyesalan dalam diri kita. Setelah firman allah saw turun dan menjelaskan duduk perkara yang terjadi. Banyak diantara sahabat Rasulullah yang termakan oleh berita bohong tersebut menyadari akan kesalahannya dan yang timbul adalah penyesalan yang terjadi.

           Ketiga. Muncul kesalah pahaman yang berakibat sampai kematian. Dengan muncul fitnah yang begitu keji sehingga bisa mengakibatkan rasa sakit yang begitu mendalam sampai menjalar kepada dendam itu sangatlah berbahaya. Karena bagaimana pun lidah yang tidak memiliki struktur tulang belakang jika sudah berucap sangatlah berbahaya, apalagi sampai menyakiti hati seseorang yang menimbulkan dendam. 

           Sikap tabayyun sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi untuk dikerjakan. Karena zaman yang telah berubah dimana fitnah menjadi sebuah komoditas yang menggiurkan dan memberikan masseffect  yang begitu besar. Sehingga dapat membuat perubahan di dalam masyarakat. Apalagi yang sudah barangkali kita ketahui, bergunjing merupakan sesuatu yang nikmat untuk dilaksanakan.

              Demikianlah sedikit artikel tentang Tabayyun dan Bahaya Meninggalkan Tabayyun. Semoga kita bisa menjadi seorang muslim yang terhindar dari fitnah dan menjadi seorang yang tidak suka mengumbar fitnah sesama muslim. Terima kasih.


                Wassalamualaikum wr wb

Perkara Yang Menjadikan Suatu Doa Tidak Terkabulkan

Siapa yang tidak ingin doanya langsung terkabut? Semua orang pasti ingin doa yang ia panjatkan langsung diijabah oleh Allah swt. Namun ada beberapa perkara yang menjadikan suatu doa tidak terkabulkan.



                Doa yang kita haturkan kepada Allah swt harus diperhatikan supaya tidak muncul perkara yang menjadikan doa tidak terkabulkan. Berikut ini perkara yang menjadikan doa tidak terkabutlakn, antara lain :

  1. Tidak mempunyai keyakinan ketika berdoa
                Berdoa dengan penuh keyakinan? Ya itulah rahasia doa yang tidak semua orang tahu, dengan keyakinan sang pendoa dan disitulah doa akan terkabunl. Bagaimana mungkin Allah swt akan mengabulkan suatu doa jika dalam dirinya hanyal muncul sebuah keraguan, padahal tidak perlu kita ragu kepada Dzat yang begitu Maha Perkasa. Maka ketika kita bedoa, yakinlah dengan keyakinan 100 bahkan 1000 persen, seperti hadits berikut ini. "Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai lagi main-main" (H.R atTirmidzi, dishahihkan al-Hakim dan dihasankan al-Albany)

Baca Juga :

  1. Harta yang dimiliki berasal dari harta yang haram
                Rasulullah saw pernah bercerita tentang keadaan seorang yang sedang melakukan safar yang panjang, rambutnya kusut, wajahnya berdoa, kemudian kedua tangannya mengadahkan tangan ke langit yang begitu luas dan berkata : "Wahai Rabbku, wahai Rabbku". Padahal jikat dilihat makanan yang ia makan setiap hari haram, minumnya yang ia minum setiap saat haram, pakaian yang ia pakai setiap hari haram, mendapatkan gizi pun dari yang haram-haram, bagaimana bisa diterima doanya jika yang ada dan melekat pada tubuh itu haram.

  1. Tergesa-gesa dalam berdoa
                Berdoalah dengan tenang dan khusyuk, karena berdoa tidak seharusnya dalam keadaan tergesa-gesa. "Doa salah seorang dari kalian akan dikabulkan selama tidak tergesa-gesa dengan mengatakan: Aku telah berdoa tapi tidak dikabulkan." (H.R alBukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

  1. Doa memiliki dosa atau bisa memutuskan ikatan silahturahmi.
                Berdoalah tanpa mengandung dosa atau kebathilan dan keburukan apalagi sampai meminta memutuskan silaturrahmi. "Tidaklah seorang muslim berdoa dengan suatu doa yang tidak mengandung dosa atau memutuskan silaturrahmi kecuali Allah akan beri 3 kemungkinan.” (H.R atTirmidzi, Ahmad, dishahihkan oleh al-Hakim dan dinyatakan bahwa sanad-sanadnya jayyid(baik) oleh al-Bushiry)

Baca Juga :

                Demikianlah perkara yang menjadikan doa tidak terkabul. Tetapi harus diingat semua tidak semua doa akan dikabulkan oleh Allah swt, karena ketentuan Nya lah yang tidak dapat kita tentang. Terkadang apa yang kita inginkan tidak sesuai dengan diri kita dan pasti akan digantikan dengan sesuai yang baik, sesuatu yang indah dari pada apa yang kita inginkan, itulah Allah swt yang Maha Mengetahui. Tetapi kita juga harus selalu yakin bahwa apa yang kita pinta ketika kita memanjatkan doa baik itu setelah sholat atau kapan pun, Allah swt pasti mendengar dan akan mengijabah keinginan kita. Amin. Terima Kasih.

                Waasalamualaikum Wr. Wb.